Mata Kuliah Desain Web
1.1 Tujuan
Praktikum ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam membangun aplikasi web berbasis Laravel dengan konsep MVC. Mahasiswa akan belajar mengelola database menggunakan migration dan seeding, mengatur routing, serta membangun model, controller, dan view. Pada akhir praktikum, mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan CRUD sederhana sebagai dasar pengembangan aplikasi web tingkat lanjut.
1.2 Alat
1.3 Langkah Pengerjaan Praktikum
1) Persiapan Database
Sebelum memulai, buat terlebih dahulu database yang akan digunakan oleh aplikasi Laravel.
Gambar 1.
Gambar 2. Database praktikum_laravel berhasil dibuat.
2) Konfigurasi Database
Buka file .env kemudian ubah konfigurasi database sebagai berikut.
Gambar 3. Konfigurasi Database menggunakan MySQL pada .env
3) Migration
Migration adalah fitur Laravel yang digunakan untuk membuat dan mengelola struktur database menggunakan kode program.
Migration memudahkan developer dalam:
Membuat tabel products menggunakan migration:
Gambar 4. Migration berhasil dibuat.
File migration akan berada pada folder database/migrations. Isi file migration dengan:
Gambar 5.
Jalankan migration untuk membuat tabel products secara otomatis:
Atau gunakan perintah berikut untuk menjalankan ulang seluruh migration:
4) Seeding
Seeding digunakan untuk mengisi data awal ke database. Seeder sangat membantu saat:
Membuat Seeder:
Gambar 6. Seeder berhasil dibuat
File seeder berada pada folder database/seeders. Buka file ProductSeeder.php:
Gambar 7.
Tambahkan pemanggilan seeder pada file DatabaseSeeder.php:
Gambar 8.
Jalankan seeder:
Jalankan migration dan seeding sekaligus:
Gambar 9. Menjalankan Migration dan Seeding sekaligus
5) Routing
Routing digunakan untuk menentukan URL dan respons yang diberikan aplikasi. Semua routing web berada pada file: routes/web.php
Jenis-jenis routing:
Gambar 10. Jenis-jenis Routing
Route yang dipakai adalah:
Gambar 11. Routing yang dipakai untuk ProductController
6) Model
Model digunakan untuk berinteraksi dengan database. Laravel menggunakan Eloquent ORM untuk mempermudah manipulasi data.
Struktur Model:
Gambar 12. Struktur Model Product
Operasi CRUD
Menambahkan Data
Gambar 13. Create Data
Mengambil Data
Gambar 14. Read Data
Mengubah Data
Gambar 15. Change Data
Menghapus Data
Gambar 16. Delete Data
7) Controller
Controller digunakan untuk mengatur logika aplikasi. Controller menjadi penghubung antara Model, View, dan Request user.
Membuat Controller:
File controller pada folder app/Http/Controllers
Gambar 17. Controller berhasil dibuat.
Membuat Method Controller — buka file ProductController.php, lalu isi dengan:
Gambar 18.
8) View
View digunakan untuk menampilkan halaman kepada pengguna. Laravel menggunakan Blade Template Engine. File view berada pada folder resources/views.
Tampilan Products:
1.4 Latihan / Tugas
Buatkan migration, seeding, model, route, controller, view untuk CRUD data mahasiswa.
Migration
Gambar 19. Membuat Migration Table Mahasiswa
Seeding
Gambar 20. Membuat Seeder untuk Tabel Mahasiswa
Model
Gambar 21. Membuat Model Mahasiswa
Controller
Gambar 23. Membuat Controller dengan nama MahasiswaController
Route
Gambar 22. Menghubungkan Route ke MahasiswaController
View
Gambar 24. Membuat View Form Create
Gambar 25. Membuat View Form Edit
Gambar 26. Membuat View Index
Gambar 27. Membuat View Detail
Hasil
Gambar 28. Tampilan Daftar Mahasiswa
Gambar 29. Tampilan Detail Mahasiswa
Gambar 30. Tampilan Edit Mahasiswa
Gambar 31. Tampilan Tambah Mahasiswa
Informasi
| Mata Kuliah | Desain Web |
| Pertemuan | 7 |
| Nama | Alfaris Aulia Rahman |
| NIM | 2411533006 |
| Status | Selesai |
Daftar Pertemuan